KEASLIAN dan KEMURNIAN Madu: Manakah yang Penting?

Keaslian dan kemurnian madu merupakan hal yang paling dicari oleh konsumen madu. Keaslian dan kemurnian menjadi sebuah jaminan bahwa madu tersebut sungguh baik untuk dikonsumsi. Tidak jarang juga beberapa pengusaha madu tetap mencantumkan klaim bahwa madunya asli dan murni. Sebenarnya tidak ada yang salah selama memang madunya diperoleh dari peternakan lebah. Tetapi sampai sejauh mana madu tersebut dikatakan asli atau murni? Madu yang asli sebenarnya belum tentu murni tetapi madu yang murni sudah pasti asli. Jadi, Keaslian vs Kemurnian, manakah yang penting?

Seperti pada artikel Jenis Dan Variasi Madu Lebah, keaslian madu dapat diketahui dengan pengujian keberadaan pollen pada sampel madu. Keberadaan pollen pada madu juga menjadi perhatian konsumen terutama adanya produk madu yang mengutamakan kandungan pollen pada madu tersebut. Pollen memang baik untuk manusia karena menjadi sumber protein, terlebih pollen yang terfermentasi atau biasa disebut sebagai bee bread. Bee bread mengandung protein, vitamin, dan mineral yang baik untuk larva lebah tetapi bee bread juga baik untuk manusia. Maka dari itu, beberapa penjual madu menggaris bawahi keberadaan pollen sebagai kelebihan produknya


Gambar sebelah kiri dan kanan: gambar mikroskopik bunga Asteraceae (Daisy, bunga Matahari, Aster) dan pollen bunga wijen. Gambar tengah ialah gambar bee bread.


Pollen sebagai salah satu indikator keaslian madu, penanda sumber tanaman, dan juga daerah madu tersebut diperoleh, pengujian pollen ini menimbulkan pro dan kontra bagi kalangan penjual madu. Pengujian pollen sangat menguntungkan apabila untuk produk madu yang bersumber dari nektar. Berbeda halnya untuk madu honey dew yang berasal dari ketiak batang, daun, atau sekresi serangga Aphid. Madu tersebut mengandung sedikit pollen dan bahkan tidak ada sama sekali. Namun, meskipun demikian, madu yang dihasilkan tetap bisa dikatakan asli karena memang berasal dari lebah madu.

Meskipun demikian, pengujian pollen sebagai penanda keaslian madu tetap diperlukan untuk mendapat kepastian apakah madu tersebut sesuai dengan klaim yang diberikan. Contohnya Madu Asli Akasia, Madu Asli Randu, dan Madu Asli Kopi. Jika madu tersebut dipanen pada musim berbunganya pohon-pohon tersebut, dapat menguntungkan para petani madu yang ingin menguji keasliannya. Hal ini dimungkinkan adanya keberadaan polen dari tanaman-tanaman tersebut dan dapat membantu klaim bahwa madunya berasal dari tanaman tersebut.


Gambar contoh hasil pengujian laboratorium madu mengenai kemurnian madu. Not adulterated menandakan bahwa madu yang diujikan ialah madu yang murni.


Keaslian madu tidak dapat menentukan madu itu murni atau tidak. Kemurnian madu ditentukan dengan ada atau tidaknya kandungan gula C4 pada madu. Gula C4 adalah gula yang bersumber dari tanaman seperti tebu, singkong, dan beet yang umum digunakan untuk membuat sirup gula. Gula C4 dianggap sebagai pengotor di dalam produk madu karena gula tersebut bukan berasal dari nektar tetapi dari gula sirup yang ditambahkan. Kegiatan penambahan ini dilakukan ketika sedang tidak ada bunga yang mekar dan sumber gula yang menipis. Demi menjaga para lebah untuk tidak pergi dari penangkaran, para petani lebah memberi makan lebah-lebahnya menggunakan sirup gula.

Walaupun di dalam madu tersebut mengandung pollen, tetapi dapat dimungkinkan bahwa madu tersebut tidak murni. Memang banyak cara tradisional yang digunakan untuk mengetahui apakah madu tersebut murni atau tidak contohnya memasukkannya ke dalam kulkas, jika membeku tandanya palsu, kemudian madu asli tidak dikerumuni semut, dan lainnya. Namun, dengan adanya pengujian secara ilmiah oleh laboratorium, kita dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kepercayaan konsumen. Hal ini dikarenakan, saat ini konsumen sudah memperhatikan label dan kesesuaian produk melalui pengujian ilmiah. Pembuktiannya dengan cara melampirkan hasil pengujian laboratorium.

Jika memilih antara keaslian atau kemurnian, manakah yang penting? Keduanya sangat penting. Keduanya diperlukan supaya dapat meningkatkan nilai jual produk. Sebuah produk pangan akan menjadi berkualitas apabila produk tersebut memiliki bukti ilmiah. Meningkatkan kepercayaan konsumen sangatlah penting. Kami Mbrio Food Laboratory dapat membantu untuk memberikan hasil pengujian keaslian dan kemurnian produk madu. Segera hubungi kami ada penawaran khusus untuk Anda.


Jangan lupa baca artikel: Madu: Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

Ask

Food Lab

Ask
Certification