Waspadai Madu Oplosan


Si manis kaya manfaat

Pernahkah kita bertanya, apakah madu yang kita konsumsi merupakan madu yang murni? Apakah kira-kira madu yang kita konsumsi dicampur dengan sirup gula atau memang madu murni? Sangat disayangkan apabila madu yang kita konsumsi ternyata tidak murni. Tandanya nilai ada manfaatnya. Karena pada kenyataannya kini banyak madu-madu oplosan yang beredar di sekitar kita.


Kemurnian madu merupakan kriteria penting untuk kita sadari sebagai produsen dan terutama bagi konsumen. Produsen yang peduli akan kualitas dan khasiat pada madu, tidak akan mengoplos madunya dengan campuran kimia apapun. Madu oplosan dicampur dengan beberapa bahan kimia dengan tujuan memiliki tekstur dan aroma yang mirip seperti madu. Madu oplosan sudah tidak bisa disebutkan asli dan murni karena merupakan madu racikan. Maka dari itu, madu oplosan tidak menyajikan manfaat baik bagi tubuh.

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk melakukan screening awal membedakan madu oplosan dan tidak. Berikut ini cara yang dapat dilakukan:

  1. Madu asli sangat sulit dibedakan dengan madu oplosan. Teknik sederhana yang dilakukan tidak cukup memberikan bukti yang nyata apakah madu tersebut asli atau oplosan. Pertimbangannya perlu untuk diujikan ke laboratorium pangan terakreditasi untuk mengetahui keberadaan seperti HMF (hidroksimetil furfural), enzim diastase, dan pollen pada madu.

  2. Disarankan untuk membeli madu yang sudah teruji di laboratorium terakreditasi. Kini sudah banyak beredar madu yang sudah diujikan di laboratorium dan hasil pengujiannya dapat dipertanggung jawabkan. Pengujian dapat mengacu pada standar SNI madu 8664:2018 atau pun melakukan pengujian tertentu seperti kemurnian madu.

  3. Cek kebenaran alamat perusahaan dan peternakan madu pada label kemasan.


Kemudian, selain madu oplosan, ada juga madu yang diberi tambahan sirup gula di dalamnya. Penambahan sirup gula ini bertujuan untuk memberi makan para lebah dan meningkatkan produksi madu saat musim tanaman sedang tidak berbunga. Hasilnya, madu tersebut sudah tidak murni lagi. Bahkan, lebah yang diberi makan sirup gula masih dapat dikatakan madu asli. Karena memang istilah “madu asli” mengacu pada madu yang bersumber dari lebah. Namun, klaim ini tidak memberikan jaminan bahwa madu itu murni. Apabila madu itu murni, maka memiliki jaminan bahwa madu tersebut asli. “Madu murni pasti asli, madu asli tidak pasti murni”.


Baca juga:KEASLIAN dan KEMURNIAN MADU: Manakah yang Penting?



Pengujian madu di laboratorium

Murni atau tidaknya madu dapat diketahui secara pasti melalui pengujian secara ilmiah. Madu yang murni bersumber dari gula nektar yang sifat kimianya berbeda dengan gula dari sirup. Gula nektar memiliki struktur karbon C3 sedangkan gula sirup berasal dari tanaman dengan struktur karbon C4. Namun, perlu diketahui bahwa pengujian laboratorium tetap diperlukan untuk memberikan kepastian secara ilmiah. Pengujian kemurnian madu dengan membedakan antara karbon gula dari tanaman C3 dan C4 tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.


Maka dari itu, kepastian kemurnian madu yang dapat dibuktikan secara ilmiah, dapat menjadi pertimbangan untuk meningkatkan penjualan. Analisa karbon gula C3-C4 hanya bisa diujikan di laboratorium pangan yang terbukti mampu untuk melakukannya. MBRIO FOOD LABORATORY dapat membantu para pengusaha madu mendapatkan kepastian kemurnian madu melalui data ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan dan diakui baik nasional maupun internasional. Saat ini sedang ada promo pengujian madu dengan kuota terbatas. Segera hubungi kami di sini.



Daftar Pustaka

https://regional.kompas.com/read/2020/11/13/05150041/pakar-madu-dari-ui-madu-asli-dan-palsu-sulit-dibedakan-cara-umum-selama-ini?page=all

https://www.news-medical.net/news/20210316/Investigating-Food-Fraud-in-the-Honey-Industry.aspx

Padovan GJ, Rodrigues LP, Leme IA, De Jong D, Marchini, JS. 2007. Presence of C4 sugars in honey samples detected by the carbon isotope ratio measured by IRMS. Eurasian Journal of Analytical Chemistry. 2(3), 134-141.